Pada suatu hari aku ingin pergi ke rumah Nurida, temanku, untuk suatu keperluan. Segera saja saya menyetop kendaraan umum yang lewat di depan rumahku. Itulah untungnya punya rumah dekat jalan, bisa langsung menyetop kendaraan dari rumah.

Ketika sudah duduk rapi di kendaraan itu, beberapa penumpang memperhatikanku terus. Bukan GR sih, cuma terasa aneh saja diperhatikan banyak orang yang tak dikenal.

Sesampainya di seberang jalan depan rumah temanku, aku turun dan menyeberang. Sambil menyeberang kuperhatikan diriku dari atas sampai bawah. Astaghfirullah…ternyata aku pakai sepatu yang warna dan modelnya berbeda antara kiri dan kanan. Waduh…, kontan mukaku merah padam. Sambil menahan malu aku langsung balik pulang. Pantesan dari tadi orang di sekelilingku memperhatikanku sambil menahan tawa. (T_T)

sumber : farah karima (ntt)

Terima kasih sudah mau mampir dan membaca puisi di blok kami, semoga puisi-puisi kami bermanfaat bagi anda.

About mbaelanang

Berikanlah sesuatu yang bermanfaat untuk anak-anak bangsa Indonesia, dan Janganlah pernah menyerah untuk menhadapi coba'an yang akan datang... WELCOME TO THE FUTURE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s